Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia melaksanakan kegiatan Mandala Sastra 2018. Kegiatan ini mengusung tema “Mengenali Potensi Sastra Lisan: Penunjang Pembelajaran Kearifan Lokal di Masyarakat Lereng Kawi”. Sebanyak 50 mahasiswa diterjunkan langsung untuk mengumpulkan data penelitian sekaligus melaksanakan kegiatan sosial. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas 3 – 5 SDN 01 Selorejo. Kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilakukan di dalam ruangan, kini dialihkan di luar ruangan. Kesempatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengenal lebih luas berbagai fenomena budaya yang hidup dalam suatu komponen masyarakat lereng Kawi, misalnya permainan tradisional, lagu anak-anak, ungkapan khas, dan lain-lain.
Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari serangkaian acara Mandala Sastra yang menjadi program kerja pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia bidang Keorganisasian dan Pengabdian Masyarakat. Mandala Sastra dilaksanakan dalam dua rangkaian acara, dibuka dengan Pembekalan yang telah dilaksanakan hari Rabu (7/3/2018). Pembekalan ini diadakan di Aula Fakultas Sastra dengan tujuan memberi pengetahuan awal mengenai keorganisasian, sastra lisan, dan metodologi penelitian dalam masyarakat.

Tidak berhenti pada pembelajaran saja, peserta Mandala yang berasal dari bidang Keperpustakaan melakukan penataan kembali buku-buku yang tersedia di perpustakaan SDN 01 Selorejo agar siswa-siswa dapat dengan mudah menemukan buku. Kegiatan sosial tersebut ditutup dengan pemberian sumbangan buku bacaan oleh HMJ Sastra Indonesia.

Mandala Sastra dilanjutkan dengan penelitian alam di Bumi Perkemahan Bedengan, Selorejo. Kegiatan alam ini diisi dengan materi Pemecahan Masalah Organisasi oleh Bapak Teguh Tri Wahyudi, S.S., M.A serta materi mengenai Keormawaan oleh Ketua BEM dan DMF Sastra 2018. Kegiatan ditutup dengan pentas seni sebagai wujud kreativitas dan keakraban antarpengurus. (red)