IMG_20160827_120933_568

Sungguh Mulia, Dosen UM Ini Dirikan Rumah Alat Musik Tradisional Pertama di Kota Malang
Selasa, 23 Agustus 2016 12:54

Sungguh Mulia, Dosen UM Ini Dirikan Rumah Alat Musik Tradisional Pertama di Kota Malang

SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Maryaeni, Dosen Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang, Pendiri Rumah Musik Tradisi di Kota Malang, saat mencoba memainkan alat musik tradisional, Selasa (23/8/2016). Ada ratusan alat musik tradisional yang ia miliki di ruangan khusus berukuran sekitar 3×10 meter.
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – Maryaeni (55), dosen Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang (UM) ini merelakan sebagian rumahnya untuk dijadikan rumah khusus alat musik tradisional. Saat ditemui di kediamannya di Jalan Bendungan Riam Kanan, dalam ruangan berukuran sekitar 3×10 meter, ia sedang asik menata alat musiknya yang jumlahnya ada ratusan, Selasa (23/8/2016).
Hanya menggunakan kaos warna hitam, sesekali ia mencoba memainkan beberapa alat musik. Bisa dikatakan, rumah khusus alat musik tradisional ini pertama di Kota Malang. Lain halnya dengan Museum Musik Indonesia (MMI).
Alat musik itu seperti Kecapi, Kipa, Sape’, Angklung, Karalas, Bongo, Jimbe, Suling, Kendang, Cuk, dan masih banyak lagi. Alat musik itu ada yang diletakkan di atas lemari, ada yang digantung dengan rapi, ada pula yang diletakkan di lantai. Keinginannya untuk memiliki rumah musik tradisi sudah sangat lama ia idamkan. Baru sekarang ia bisa mewujudkan keinginan itu.